Berita  

PEJABAT Dukung Polri di Bawah Presiden, Tegaskan Kunci Stabilitas Nasional

Jakarta – Aktivis Pengacara Jawara Bela Umat (PEJABAT) menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada di bawah Presiden. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sdr. Taufik Hidayat di Jakarta sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga stabilitas keamanan nasional melalui sistem komando yang terpusat. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen internal PEJABAT, di bawah kepemimpinan Ustadz Eka Jaya, memiliki pandangan yang sama terkait pentingnya struktur tersebut.

Menurut Taufik, wacana pemindahan Polri ke bawah kementerian dinilai berpotensi melemahkan efektivitas komando dan memperlambat respons terhadap situasi darurat. Ia menekankan bahwa sistem komando tunggal di bawah Presiden memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat, tegas, dan terkoordinasi dalam penegakan hukum serta pengendalian keamanan nasional.

Selain itu, PEJABAT juga memberikan dukungan terhadap upaya reformasi kultural yang terus didorong oleh Kapolri. Reformasi tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam membentuk institusi kepolisian yang lebih humanis, profesional, dan berintegritas. Taufik menyebut bahwa perubahan tidak hanya harus terjadi pada sistem, tetapi juga pada mentalitas, perilaku, dan budaya kerja seluruh anggota Polri.

Lebih lanjut, Taufik menyoroti pentingnya implementasi 8 Poin Percepatan Reformasi Polri sebagai langkah konkret pembenahan internal. Program tersebut mencakup penguatan pengawasan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga modernisasi sistem pelayanan publik berbasis teknologi. Menurutnya, langkah ini menjadi krusial dalam menghadapi tantangan kejahatan modern, termasuk kejahatan digital dan dinamika sosial politik yang semakin kompleks.

Di akhir pernyataannya, PEJABAT menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas sebagai budaya utama dalam tubuh Polri. Masyarakat, kata Taufik, harus diberi ruang untuk melakukan kontrol sosial guna memastikan proses penegakan hukum berjalan adil dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan. PEJABAT juga menyatakan kesiapan untuk terus mengawal transformasi Polri demi terwujudnya institusi kepolisian yang kuat, modern, dan semakin dipercaya oleh publik./ADR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *